Muhasabah Diri Sang Pendosa
Tatkala diingati, dirindui, disayangi, dikasihi.
Berbagai ungkapan indah kan terbit dari dari sang bibir.
Namun ketika ianya tiada lagi, maka sang bibir kelu tiada bersuara.
Waktu berlalu pergi membawa segala kenangan manis yang indah.
Kini, waktu itu menjadi sepi dan tiada lg fenomena indah tuk dirakam menjadi kenangan.
Kini, biarlah ianya berlalu tanpa ada corak yang terukir di dada waktu.
Saat itu, sadarlah bahwa insan² kenangan itu telah melupakanmu tanpa ada suara² yang merisik khabar tentang dirimu.
Namun ingatlah, Allaah dan RasulNya serta kasih sayangNya tdk pernah melupakanmu
#muhasabahdirisangpendosa
Comments
Post a Comment